Iklan


Menu Bawah

Suara dan Harapan Mahasiswa Jelang Pemilihan Rektor UNG Periode 2019-2023

Sunday, September 1, 2019, 3:32:00 AM WIB Last Updated 2019-08-31T20:38:18Z
Suara dan Harapan Mahasiswa Jelang Pemilihan Rektor UNG Periode 2019-2023
FOTO : Doc Fian Hamzah

Universitas Negeri Gorontalo merupakan kampus perguruan tinggi terbesar yang ada di Gorontalo, kampus ini merupakan kampus kebanggan masyarakat gorontalo. Sebagai  kampus yang dibanggakan, maka tidak heran  Universitas Negeri Gorontalo selalu menjadi pusat perhatian bagi masyarakat luas. Kampus merupakan sebuah institusi pendidikan yang harus menjadi contoh dan teladan bagi setiap insan, Namun kali ini Universitas Negeri Gorontalo benar – benar gagal menjadi teladan sebab telah dicederai oleh pemilihan rektor (pilrek) yang sampai dengan saat ini masih saja semrawut.

Pemilihan rekotr (pilrek) kali ini benar – benar rumit sehingga menguras tenaga dan waktu, betapa tidak pemilihan rektor yang seharusnya sudah selesai, namun sampai dengan saat ini tak kunjung selesai. Alasannya pun cukup beragam ada alasan yang logis ada juga yang tak logis.

Segelumit persoalan pun muncul mulai dari pergantian kepanitiaan pemiliihan rektor(pilrek) hingga perubahan jadwal tahapan pemiliihan rektor sangat disayangkan hal itu harus terjadi di kampus yang konon katanya kampus peradaban. Pemilihan rektor(pilrek) kali ini berimbas pada ketidakjelasan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo periode 2019 dan ketetapan wisudawan/wisudawati yang setiap waktu setiap saat berubah – ubah, ditetapkan wisudawan/wisudawati tanggal 3 september 2019 namun berubah lagi di tanggal  10 september. Saya berasumsi bahwa tidak akan ada yang di wisuda di bulan september sebab, ketidakjelasan panitia wisuda.

Saya merasa iba dengan teman–teman mahasiswa yang diberi harapan dan namunndigantung kembali harapanya.
Saya dan teman – teman mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo sangat menantikan rektor baru yang akan menahkodai kampus peradaban, yang kami butuh hari ini adalah Rektor tetap bukan plt. Rektor. Universitas Negeri Gorontalo tidak butuh plt. Rektor yang tidak mampu menyelesaikan konflik–konflik krusial yang ada di Universitas Negeri Gorontalo.

Terinformasi bahwa penyampaian visi misi bakal calon rektor Universitas Negeri Gorontalo akan dilaksanakan pada tanggal 2 September 2019 nanti bertempat di Auditorium UNG, kami berharap jangan ada lagi penundaan pemilihan rektor (pilrek) sudah cukup!

Beberapa permintaan yang patut untuk kami sampaikan kepada para calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo :

Pertama : kami meminta dengan hormat kepada bapak/ibu yang akan menjadi rektor UNG untuk dapat mengangkat pegawai yang berkompoten dan profesional pada bidangnya masing – masing sebab banyak temuan yang sering kami mahasiswa jumpai adanya ketidak profesionalan pelayanan baik dari sisi administrasi hingga lain hal yang bersangkut paut dengan hak mahasiswa.

Kedua : kami meminta dengan hormat kepada bapak/ibu yang akan menjadi rektor UNG untuk dapat menyelesaikan polemik Badan Eksekutif Mahasiswa UNG periode 2019.

Ketiga : kami meminta dengan hormat kepada bapak/ibu yang akan menjadi rektor UNG untuk dapat menyelesaikan kasus pungutan liar yang tidak sesuai dengan peraturan ada.

Keempat : kami meminta dengan hormat kepada bapak/ibu yang akan menjadi rektor UNG untuk dapat memberikan suport dan keleluasan kepada organisasi kemahasiswaan dalam mengembangkan organisasinya masing – masing, Sebab yang kami rasakan saat ini kurangnya suport dari lembaga kepada organisasi kemahasiswaan dalam mengembangkan organisasinya padahal ketika organisasinya berkembang maka prestasi pula akan ikut berkembang.

Kelima : Jika rektor yang akan terpilih nanti tidak mampu menjadi rektor yang dicintai dan dibaggakan oleh mahasiswa segerak mundur dari jabatan sebagai rektor.
Siapapun yang akan menjadi rektor Universitas negeri gorontalo kami sangat berharap, untuk selalu mengedepankan kepentingan mahasiswa. Jangan biarkan kami sendiri dalam mengembangkan soft skill melalui kegiatan yang dilaksanakakn oleh organisasi kemahasiswaan.

Terakhir, di hari jadi Universitas Negeri Gorontalo ke 56 tahun mari sama – sama kita bangun UNG ini dengan kesungguhan hati mari bersama untuk selalu menjaga almamater yang kita cintai bersma. Dirgahayu kampus Peradaban!!!

Komentar

Tampilkan

Terkini

Tips & Trik

+