HMTS PSDKU UNTAD Morowali Soroti Sistem Drainase Bahoruru Pasca Banjir, Desak Evaluasi Teknis Menyeluruh

Kondisi wilayah Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pasca banjir pada Minggu sore mengakibatkan terjadinya genangan hingga banjir di sejumlah kawasan permukiman masyarakat/Sangfajarnews.
MOROWALI, SANGFAJARNEWS.COM — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Minggu sore mengakibatkan terjadinya genangan hingga banjir di sejumlah kawasan permukiman masyarakat.
Sedikitnya empat desa terdampak akibat meningkatnya debit limpasan permukaan (surface runoff) yang melampaui kapasitas tampung saluran drainase eksisting setelah hujan berlangsung sejak pukul 16.45 WITA.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) PSDKU UNTAD Morowali turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan aksi kemanusiaan sekaligus observasi lapangan dan kajian teknis awal terhadap faktor-faktor penyebab banjir.
Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab akademik dan sosial mahasiswa teknik sipil dalam mengidentifikasi persoalan infrastruktur perkotaan, khususnya yang berkaitan dengan sistem drainase, tata elevasi kawasan, serta pengendalian limpasan air hujan di wilayah permukiman.
Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, HMTS PSDKU UNTAD Morowali menilai salah satu faktor dominan penyebab genangan adalah kondisi elevasi badan jalan yang relatif lebih tinggi dibanding kawasan permukiman warga di sekitarnya.
Ketidakseimbangan elevasi tersebut tidak diimbangi dengan sistem drainase longitudinal maupun saluran pembuangan yang memadai, sehingga aliran air hujan terkonsentrasi dan mengalir langsung menuju area permukiman masyarakat.
Selain itu, kapasitas sistem drainase di kawasan BTN Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan hidrolis saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Beberapa saluran drainase terindikasi mengalami penyempitan penampang, sedimentasi, serta kurang optimalnya konektivitas antarjaringan saluran, sehingga distribusi aliran air tidak berjalan efektif. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya backwater effect dan akumulasi genangan pada titik-titik rendah permukiman.
Menurut Iksanudin, secara teknis banjir yang terjadi dapat dianalisis melalui pendekatan hidrologi dan drainase perkotaan.
Tingginya intensitas curah hujan selama kurang lebih tiga jam telah meningkatkan koefisien limpasan kawasan secara signifikan. Peningkatan debit runoff tersebut tidak mampu diimbangi oleh kapasitas tampung saluran eksisting.
“Situasi ini turut diperparah oleh berkurangnya area resapan air akibat perkembangan kawasan permukiman, sedimentasi pada saluran drainase, serta belum optimalnya sistem pengendalian air permukaan secara terpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut, HMTS PSDKU UNTAD Morowali menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase perkotaan di Kecamatan Bungku Tengah, baik dari aspek perencanaan teknis, kapasitas hidrolis, pola aliran, maupun integrasi jaringan drainase primer dan sekunder.
Penanganan banjir, menurut mereka, tidak hanya memerlukan normalisasi saluran, tetapi juga penataan elevasi kawasan, pembangunan sumur resapan dan kolam retensi, serta penerapan konsep sustainable drainage system guna mengurangi potensi limpasan permukaan saat curah hujan ekstrem.
Melalui hasil kajian awal ini, HMTS PSDKU UNTAD Morowali berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali segera melakukan audit teknis dan evaluasi komprehensif terhadap sistem drainase perkotaan, khususnya di wilayah Kecamatan Bungku Tengah, sehingga upaya mitigasi dan penanganan banjir dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.***
Laporan : Redaksi.
Editor : Editor.
- Dilarang promosi suatu barang
- Dilarang jika memasang link aktif di komentar
- Dilarang keras promosi iklan yang berbau judi, pornografi dan kekerasan
- Dilarang menulis komentar yang berisi sara atau cemuhan
Kebijakan komentar yang bisa Anda temukan selengkapnya disini
Dukungan :
Jika menyukai dengan artikel blog kami, silahkan subscribe blog ini